Grojogan Sewu , Kawasan di Jawa Tengah yang Banyak Penghuninya

Grojogan SewuGrojogan Sewu

Grojogan Sewu mempunyai air terjun yang merupakan salah satu destinasi wisata favorit di Jawa Tengah yang juga terkenal sebagai salah satu tempat paling angker di provinsi itu. Grojogan Sewu terletak di lereng Gunung Lawu yang terkenal juga dengan keangkerannya. Lokasi yang terletak di Kecamatan Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar, ini memiliki pemandangan air terjun yang sangat indah sehingga wajar saja jika kawasannya menjadi salah satu destinasi paling favorit di Karanganyar.

Air Terjun Grojogan Sewu

Grojogan Sewu mempunyai air terjun yang merupakan salah satu destinasi wisata favorit di Jawa Tengah yang juga terkenal sebagai salah satu tempat paling angker di provinsi itu. Grojogan Sewu terletak di lereng Gunung Lawu yang terkenal juga dengan keangkerannya. Lokasi yang terletak di Kecamatan Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar, ini memiliki pemandangan air terjun yang sangat indah sehingga wajar saja jika kawasannya menjadi salah satu destinasi paling favorit di Karanganyar.

JAWARADOMINO

Air Terjun Grojogan Sewu

Air Terjun Grojogan Sewu

Di kawasan air terjun , terdapat sebuah jembatan kayu yang seringkali dipakai oleh para pengunjung untuk berfoto. Mitosnya, jika ada sepasang kekasih yang datang untuk berpacaran dan melalui jembatan itu, hubungan mereka pun tidak akan bertahan lama jika nasib mereka sedang tidak mujur. Bisa jadi sepasang kekasih itu putus di tengah jalan, atau mungkin tidak jadi naik ke pelaminan meskipun sudah sepakat untuk menikah. Menurut paranormal, jembatan yang diberi nama Kretek Pegat (Jembatan Pemisah) itu memang memiliki aura pemisah atau pegat. Kabarnya, dulu pernah ada sepasang suami-istri yang baru saja menikah dan berlibur ke Grojogan Sewu. Ketika pulang, mereka mengalami kecelakaan dan meninggal dunia.

About the Author

AdminGabriel
Hanya seorang penulis biasa

Be the first to comment on "Grojogan Sewu , Kawasan di Jawa Tengah yang Banyak Penghuninya"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*